Karangawen, Krajan.id, 7 Agustus 2026 – Edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tidak cukup hanya disampaikan melalui penjelasan. Kebiasaan menjaga kebersihan perlu diperkenalkan melalui praktik agar lebih mudah dipahami dan diterapkan anak sejak usia sekolah dasar.
Pendekatan tersebut dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui program edukasi PHBS di SD Pelangi Handayani, Karangawen. Kegiatan yang berlangsung pada 23 dan 30 Juli 2026 itu mengajak siswa mengenali kebiasaan sederhana untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Program tersebut dirancang dalam dua pertemuan. Pada pertemuan pertama, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai kebersihan diri dan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Beberapa kebiasaan yang diperkenalkan antara lain mencuci tangan menggunakan sabun, menggosok gigi secara rutin, serta membuang sampah pada tempatnya.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif. Siswa tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai kebiasaan yang mereka lakukan di rumah maupun di sekolah. Cara tersebut digunakan untuk menghubungkan materi PHBS dengan aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan praktik pada pertemuan kedua. Sebelum praktik dimulai, siswa bersama mahasiswa KKN menyaksikan video edukasi mengenai enam langkah mencuci tangan yang benar.
Setelah menyaksikan video, siswa mempraktikkan tahapan mencuci tangan secara bergantian dengan pendampingan mahasiswa KKN. Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena siswa dapat langsung menerapkan materi yang sebelumnya telah mereka terima.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Sejumlah siswa berusaha mengingat setiap tahapan mencuci tangan yang ditampilkan dalam video. Siswa lainnya bahkan saling mengingatkan ketika terdapat langkah yang terlewat.
Interaksi tersebut membuat proses pembelajaran tidak hanya berlangsung satu arah. Siswa terlibat langsung dalam kegiatan sekaligus belajar memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan melalui pengalaman praktik.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi singkat. Mahasiswa KKN kembali mengingatkan siswa agar kebiasaan hidup bersih dan sehat tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan di rumah dan lingkungan masyarakat.
Program edukasi PHBS di sekolah tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN UNS kepada masyarakat. Edukasi yang memadukan penyampaian materi, media audiovisual, diskusi, dan praktik langsung diharapkan dapat membantu siswa memahami kebiasaan hidup bersih secara lebih konkret.
Melalui kegiatan itu, mahasiswa KKN UNS berharap siswa SD Pelangi Handayani dapat membangun kebiasaan menjaga kebersihan sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, dan membuang sampah pada tempatnya diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Pembiasaan tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi siswa serta seluruh warga sekolah.





