Ada ironi yang selama ini tersembunyi di balik profesi advokat di Indonesia. Di satu sisi, Baca Selengkapnya
Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, ungkapan “sudah takdir” kerap digunakan untuk menjelaskan Baca Selengkapnya
Berita Terkait
Kategori: Opini
Polisi Juga Bisa Salah: Siapa yang Mengawasi Pengawas?
Pertanyaan mengenai siapa yang mengawasi aparat penegak hukum kerap muncul di tengah masyarakat. Ketika seorang Baca Selengkapnya
Ketika Putusan Pengadilan Berhadapan dengan Perasaan Anak: Analisis Sengketa Hadhanah di Pengadilan Agama
Pelaksanaan eksekusi hak asuh anak (hadhanah) terhadap ibu yang berpindah agama dalam Putusan Perkara Nomor Baca Selengkapnya
Bahasa Walikan Malang: Warisan Sandi Perjuangan yang Masih Bicara di Tengah Kota
Bagi siapa pun yang pertama kali berkunjung ke Malang, mendengar percakapan warga setempat bisa menjadi Baca Selengkapnya
TKA dan Masa Depan Seleksi PTN: Instrumen Keadilan atau Beban Baru bagi Siswa?
Pendidikan selalu menjadi sektor yang dinamis karena terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman. Dalam beberapa Baca Selengkapnya
Disharmoni Kode Etik Advokat: Ketika Norma Bertabrakan dengan Realitas Penegakan Etika
Profesi advokat tidak sekadar bertumpu pada kemampuan memahami hukum dan menyusun argumentasi di ruang sidang. Baca Selengkapnya
Efektivitas Penerapan Kode Etik Profesi Polri: Antara Norma, Realitas, dan Keadilan Substantif
Keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak dapat dilepaskan dari fungsi strategisnya sebagai penjaga ketertiban Baca Selengkapnya
Israel-Iran: Ketika Konflik Regional Mengancam Stabilitas Global
Konflik antara Israel dan Iran merupakan salah satu persoalan geopolitik paling kompleks dalam hubungan internasional Baca Selengkapnya
Aturan Ada, Tetapi Siapa yang Menegakkan? Lemahnya Sanksi bagi Advokat Pelanggar Kode Etik
Profesi advokat sering ditempatkan sebagai salah satu pilar penting dalam sistem hukum. Di tangan seorang Baca Selengkapnya
Pindah Organisasi, Lolos Sanksi: Celah Besar Penegakan Etik Advokat di Indonesia
Jika seorang pegawai melanggar aturan perusahaan, konsekuensinya cukup jelas. Ia dapat menerima surat peringatan, dicopot Baca Selengkapnya









